Selamat pagi teman-teman pengguna setia Telkomsel. Kali ini kita akan bahas terkait layanan paket promo 4G ceria. Mungkin beberapa dari kalian pengguna setia telkomsel, masih belum tau tentang layanan paket ini, atau pernah dapat penawarannya tapi tidak bisa diaktifasi. Pertama perlu saya jelaskan terlebih dahulu terakit paket internet 4G ceria telkomsel, jadi paket ini merupakan paket promo yang hanya berlaku bagi pelanggan withlist telkomsel dengan pelbagai macam varian penawaran menarik, ada yang harga 10.000 dengan cakupan benefit kuota internet 2,5 GB 4G + 120 min onnet dan 200 sms onnet dengan masa aktif 7 hari. Harga 6000 dengan benefit kuota 20GB (17GB 4G + 3GB allnet ) + kuota telfon 30 menit onnet., dan pelbagai penawaran paket lainnya. Penawaran yang didapatkan tergantung dari rata-rata penggunaan bulanan, masa aktif penggunaan , dan tentunya tergantung dari kebijakan pihak telkomsel. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, penawaran ini b...
Dunia kampus
adalah dunianya mahasiswa yang bertipe aktivis, dunianya para pelakon
organisasi, tapi cukup tidak bagi mahasiswa yang tipikalnya “kupu-kupu”
(kampus-pulang-kampus-pulang)
.dari sudut pandang saya sendiri, negatifnya mahasiswa kupu-kupu seperti terasingkan dalam dunia kampus, sebagian dari mereka hanya dikenal oleh teman-teman sekelasnya atau se-perantauannya, tak ada organisasi atau UKM yang mereka mau naungi untuk menggali potensi bakat maupun ilmu dan paling tidak mencari relaasi. Berbeda dengan mahasiswa yang mempunyai banyak organisasi/kegiatan, tempat dimana dia bernaung cenderung membuat mereka lebih banyak dikenal oleh mahasiswa-mahasiswi lainnya dan banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman organisasi .
.dari sudut pandang saya sendiri, negatifnya mahasiswa kupu-kupu seperti terasingkan dalam dunia kampus, sebagian dari mereka hanya dikenal oleh teman-teman sekelasnya atau se-perantauannya, tak ada organisasi atau UKM yang mereka mau naungi untuk menggali potensi bakat maupun ilmu dan paling tidak mencari relaasi. Berbeda dengan mahasiswa yang mempunyai banyak organisasi/kegiatan, tempat dimana dia bernaung cenderung membuat mereka lebih banyak dikenal oleh mahasiswa-mahasiswi lainnya dan banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman organisasi .
Positifnya,
mahasiswa kupu-kupu mempunyai tipe mahasiswa yang pemikir karena
kerjaanya hanya belajar dan belajar, menjalani kehidupan kampus apa adanya,
berprinsip yang penting santai, dengan nilai yang santai pula .
Menggali
potensi, skill dan memiliki relasi yang baik ke setiap mahasiswa merupakan
bekal yang baik untuk meniti masa depan kita di kemudian hari .
penyediaan wadah pengembangan diri seperti UKM(unit kegiatan mahasiswa) salah
satu alternative yang sangat baik bila dibandingkan dengan belajar
sendiri (otodidak) . tapi bagaimana bagi mereka yang hanya mengharapkan 25%
ilmu pengetahuan dari dosen-dosen dan 25% juga dari buku-buku yang dibacanya.
Tak ada pengalaman organisasi, skill pas-pas’an, dan relasi yang juga
pas-pas’an ?
Kehidupan
dibalik mahasiswa kupu-kupu ini dalam ketenggelamanya dalam dunia kampus tidak
serta merta mencerminkan diri mereka seutuhnya dan ikut menentukan masa
depannya kelak. Bisa jadi mahasiswa yang dikatakan “kupu-kupu” mempunyai banyak
relasi diluar sana, lebih terkenal di luar kampus dari pada di dalam kampus,
memilik pergaulan yang luas , yang bisa menambah pengatahuan mereka tentang
social .
Ada pesan
mengatakan Janganlah menjadi
mahasiswa seperti batu yang terselip dalam pondasi, yang hanya bertahan pada
satu tempat berdiam. Sama halnya dengan mahasiswa yang hanya duduk di bangku
kuliah tanpa memberikan umpan balik dalam perkuliahan.
Janganlah cukup menjadi “mahasiswa kupu-kupu” yang artinya mahasiswa tersebut hanya datang untuk perkuliahan semata. Sementara untuk informasi lainnya yang ada di kampus tidak ia hiraukan jika tidak ada sangkut pautnya dengan mata kuliah. Sebaiknya, kita jangan mencontoh mahasiswa yang demikian. Hendaknya kita bisa menjadi mahasiswa sejati dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan kita dengan berorganisasi di kampus.
Janganlah cukup menjadi “mahasiswa kupu-kupu” yang artinya mahasiswa tersebut hanya datang untuk perkuliahan semata. Sementara untuk informasi lainnya yang ada di kampus tidak ia hiraukan jika tidak ada sangkut pautnya dengan mata kuliah. Sebaiknya, kita jangan mencontoh mahasiswa yang demikian. Hendaknya kita bisa menjadi mahasiswa sejati dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan kita dengan berorganisasi di kampus.
Namun hidup itu pilihan , silahkan memilih ingin
menjadi mahasiswa ” kupu-kupu” yang kegiatannya hanya kurikuler dan analisis
diluar kampus atau menjadi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kurikuler,
ekstrakulikuler dan kemasyarakatan . silahkan memilih
Comments
Post a Comment